Kualitas Udara Di Lingga Buruk, Warga Diminta Waspada

- Penulis

Minggu, 27 September 2026 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kabut asap | Foto : Zonamu/AI

Ilustrasi Kabut asap | Foto : Zonamu/AI

Lingga, Zonamu.com – Kabut asap di Kabupaten Lingga menunjukkan ancaman serius terhadap kesehatan masyarakat. Data kualitas udara per 27 September 2026 mencatat sejumlah wilayah berada pada kategori tidak sehat, sangat tidak sehat hingga berbahaya.

Berdasarkan Situation Report Kualitas Udara dan Risiko Kesehatan Akibat Kabut Asap, Kecamatan Kepulauan Posek mencatat konsentrasi PM10 mencapai 406 µg/m³ dengan status berbahaya.

“Angka tersebut menjadi salah satu indikator paling mengkhawatirkan dalam pemantauan kualitas udara Lingga,” kata Kabid P2P Dinkes Lingga Wirawan Trisna Putra, Minggu 27 September 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Kecamatan Singkep mencatat PM2.5 sebesar 76,5 µg/m³ dan PM10 mencapai 240,5 µg/m³ dengan status sangat tidak sehat. Kondisi ini menunjukkan paparan udara tercemar tidak lagi sebatas gangguan jarak pandang.

“Tetapi berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan,” ujarnya.

Wilayah lain juga menunjukkan kondisi yang perlu diwaspadai. Singkep Barat berada pada kategori tidak sehat dengan PM2.5 sebesar 86 µg/m³, sedangkan Singkep Pesisir mencatat PM10 mencapai 170 µg/m³ dan Lingga Timur 106 µg/m³.

Data tersebut beriringan dengan tren kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dalam enam minggu terakhir yang menunjukkan angka cukup tinggi.

Kasus tercatat sekitar 164 pada minggu ke-32, meningkat menjadi 205, 210, mencapai sekitar 250 pada minggu ke-35, kemudian turun sekitar 183 dan kembali naik menjadi sekitar 225 kasus pada minggu ke-37.

Kondisi itu menjadi peringatan bahwa kabut asap tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Ketika kualitas udara memburuk dan kasus ISPA masih berada pada angka tinggi, aktivitas masyarakat di luar ruangan perlu dilakukan dengan pertimbangan risiko kesehatan.

Anak-anak, pelajar, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan perlu mendapat perhatian lebih. Sekolah dan orang tua juga perlu memastikan anak menggunakan masker yang sesuai ketika berada di luar ruangan, terutama saat kualitas udara berada pada kategori tidak sehat atau lebih buruk.

Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas fisik di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk, memperbanyak minum air, menjaga kebersihan lingkungan dan segera memeriksakan diri apabila mengalami batuk, sesak napas, nyeri tenggorokan atau keluhan pernapasan lainnya.

Kabut asap mungkin terlihat seperti lapisan tipis yang menggantung di udara. Namun ketika angka pencemaran menembus kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya, kewaspadaan tidak boleh menunggu sampai gangguan kesehatan datang.

Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Jika udara tidak sehat, jangan memaksakan aktivitas di luar ruangan. Gunakan masker dan lindungi anak-anak dari paparan asap.(*)

About The Author

Penulis : Wandi

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Teguran Tak Mempan, Pemkab Lingga Ajukan Pengalihan Penyalur
Refleksi Ronal Febrianto: Menghidupkan P2K3 dan Permenaker No. 13 Tahun 2025 demi Kedaulatan Industri Maritim Kepri
Mengkaji Peristiwa Lapas Cibinong dan Menjernihkan Nalar Publik, Pemerhati Hukum: Oknum Bukan Cerminan Seluruh Insan Pemasyarakatan
PT Timah Dukung Langkah Tim All Star Kundur Barat U-40 di GMM Cup II Pasir Panjang
Secercah Harapan di Tengah Badai, Perjuangan Santi Melawan Penyakit Jantung Berkat Kepedulian PT Timah
Kualitas Udara Fluktuatif, Lingga Utara Masih Sangat Tidak Sehat
September 2026 Jadi Bulan Tertinggi Kebakaran di Lingga
Berkat Dukungan PT Timah, Tim Futsal Putri SMAN 4 Kundur Sukses Sabet Juara 3 Kepri
Berita ini 9 kali dibaca

Zona Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Teguran Tak Mempan, Pemkab Lingga Ajukan Pengalihan Penyalur

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Refleksi Ronal Febrianto: Menghidupkan P2K3 dan Permenaker No. 13 Tahun 2025 demi Kedaulatan Industri Maritim Kepri

Rabu, 30 September 2026 - 18:05 WIB

Mengkaji Peristiwa Lapas Cibinong dan Menjernihkan Nalar Publik, Pemerhati Hukum: Oknum Bukan Cerminan Seluruh Insan Pemasyarakatan

Rabu, 30 September 2026 - 16:59 WIB

PT Timah Dukung Langkah Tim All Star Kundur Barat U-40 di GMM Cup II Pasir Panjang

Selasa, 29 September 2026 - 21:46 WIB

Secercah Harapan di Tengah Badai, Perjuangan Santi Melawan Penyakit Jantung Berkat Kepedulian PT Timah

Zona Terkini