TERKINI

Kejari Karimun Tuntut Hukuman Mati Terdakwa Pembunuhan Berencana Balita 2,5 Tahun

Karimun, Zonamu.com – Kejaksaan Negeri Karimun secara tegas menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Doni alias Rajab dalam perkara pembunuhan berencana terhadap seorang anak berusia 2,5 tahun. Pembacaan tuntutan tersebut dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun pada, Senin (22/12/2025).

Berdasarkan fakta persidangan, peristiwa keji tersebut terjadi pada Rabu, 11 Juni 2025, sekitar pukul 20.10 WIB. Terdakwa yang saat itu berada di bawah pengaruh minuman keras jenis tuak, membawa korban berinisial SA (2,5 tahun) ke kamar belakang rumah dan mengunci pintunya.

Kesal karena korban terus menangis dan menolak minum obat, terdakwa melakukan kekerasan fisik yang sangat brutal secara berulang. Terdakwa diketahui memukul, menendang, mencubit, hingga membanting tubuh balita tersebut ke lantai yang mengakibatkan luka berat serta pendarahan hebat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski melihat korban sudah tidak berdaya, terdakwa tidak memberikan pertolongan medis. Sebaliknya, ia justru menutup hidung korban hingga korban berhenti bernapas dan meninggal dunia. Hasil Visum et Repertum No. KF: 250616 memperkuat adanya tindak kekerasan tersebut.

JPU menyatakan tidak ada satu pun hal yang meringankan hukuman bagi terdakwa. Adapun poin-poin yang memberatkan tuntutan yakni perbuatan terdakwa dinilai sangat keji terhadap anak di bawah umur dan perbuatan terdakwa mengakibatkan hilangnya nyawa korban.

Poin selanjutnya, terdakwa tidak mengakui perbuatannya dan memberikan keterangan yang berbelit-belit selama persidangan, terdakwa sama sekali tidak menunjukkan rasa menyesal atas tindakannya serta perbuatan ini menimbulkan penderitaan yang mendalam bagi keluarga korban, terutama sang ibu.

Terdakwa dinyatakan terbukti melanggar Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Dalam perkara ini, jaksa menyita sejumlah barang bukti, termasuk pakaian korban, dua butir obat Bodrexin 80 mg, minyak telon, dan botol air mineral kosong.

“Kejaksaan Negeri Karimun berkomitmen melakukan penegakan hukum secara tegas dan profesional, terutama pada kejahatan yang mengancam perempuan, anak, dan kelompok rentan,” tegas Kepala Kejaksaan Negeri Karimun, Denny Wicaksono dalam siaran persnya.

Setelah mendengar pembacaan tuntutan JPU, Majelis Hakim pun menunda sidang dan akan dilanjutkan kembali pada Selasa, 6 Januari 2026 mendatang, dengan agenda pembacaan Nota Pembelaan (Pledoi) dari pihak terdakwa.

admin

Recent Posts

Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri

Tanjungpinang, Zonamu.com - Kota Tanjungpinang kembali dipercaya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan…

9 jam ago

Sempena Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta dari Berbagai Organisasi dan Paguyuban Ikuti Seminar Kebangsaan

Batam, Zonamu.com - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026, Dewan Pimpinan Daerah…

15 jam ago

Wabup Novrizal Apresiasi 11 Cabor Lingga yang Mandiri di Porprov Kepri

Lingga, Zonamu.com - Wakil Bupati Lingga Novrizal memberikan apresiasi kepada 11 cabang olahraga (cabor) yang…

2 hari ago

Wabup Lingga Lepas Kontingen Cabor Porprov VI Kepri

Lingga, Zonamu.com – Wakil Bupati Lingga, Novrizal, melepas kontingen Kabupaten Lingga yang akan berlaga pada…

2 hari ago

Kajati Kepri Apresiasi Kinerja Kejari Lingga

Lingga, Zonamu.com - Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kajati Kepri), Dr. Transiswara Adhi, mengapresiasi kinerja…

2 hari ago

Menapak Jejak Sejarah Melayu, Kajati Kepri Ziarah ke Lingga

Di tengah perjalanan tugasnya di Kabupaten Lingga, Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kajati Kepri), Transiswara…

2 hari ago