ZONA TANJUNGPINANG

JPKP Desak DPRD Kepri Buka Dialog Terkait Pinjaman Daerah

Tanjungpinang, Zonamu.com – Polemik pinjaman daerah Rp400 miliar kembali memanas saat JPKP Kepri menilai DPRD belum merespons permintaan audiensi mereka. Kondisi ini membuat ruang dialog publik seolah ikut menghilang tanpa jejak.

Ketua Harian JPKP Kepri, Fachrizan, menyebut pihaknya telah melayangkan surat resmi hingga tiga kali sejak awal April 2026. Namun, DPRD dinilai tetap bungkam tanpa kepastian jadwal ataupun penolakan resmi.

“Semestinya DPRD memberi respons, apakah menerima atau menolak audiensi, bukan diam seperti ini,” kata Fachrizan, Rabu 29 April 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fachrizan menegaskan sikap tersebut tidak mencerminkan lembaga yang aspiratif terhadap masyarakat. Menurutnya, diamnya DPRD justru memperkuat kesan minimnya keterbukaan terhadap kebijakan publik.

“Apalagi, pinjaman tersebut berpotensi membebani keuangan daerah dalam jangka panjang,” ujarnya.

Fachrizan juga menyoroti rencana pinjaman dari Bank BJB yang dinilai belum tepat dengan kondisi ekonomi daerah saat ini. Ia bahkan mengingatkan agar kebijakan ini tidak dipaksakan seolah sudah tak bisa diganggu gugat.

“Bukan harga mati, masih ada ruang koreksi melalui APBD Perubahan jika memang tidak sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan kondisi ekonomi di enam kabupaten/kota di Kepridi luar Batam sedang tidak baik-baik saja. Daerah-daerah tersebut sangat bergantung pada perputaran APBD untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Kalau proyek besar dikerjakan pihak luar, uangnya tidak berputar di Kepri. Ini yang harus jadi perhatian serius,” katanya.

Ia mengingatkan kebijakan fiskal seharusnya menyentuh ekonomi lokal, bukan hanya ambisi proyek.

Selain itu, JPKP juga menyoroti potensi tekanan APBD 2027 akibat beban utang dan belanja rutin. Kekhawatiran muncul jika anggaran hanya habis untuk membayar kewajiban tanpa memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Jangan sampai APBD ke depan hanya untuk bayar utang, sementara ekonomi masyarakat justru ambruk,” tutup Fachrizan.(*)

Saswandy

Recent Posts

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine

Karimun, Zonamu.com - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Balai Karimun memperketat pengawasan terhadap…

3 jam ago

Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program

Lingga, Zonamu.com - Pemerintah Kabupaten Lingga mulai mematangkan proses verifikasi dan validasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah…

8 jam ago

Gebrakan Baru, BPR Tuah Karimun dan KNTI Bersatu Bangkitkan Ekonomi Nelayan

Karimun, Zonamu.com - Langkah besar diambil demi kesejahteraan pahlawan laut Karimun. PT BPR Tuah Karimun…

10 jam ago

Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada

Lingga, Zonamu.com - Nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lingga H. Armia dicatut orang tak dikenal…

11 jam ago

BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba

Lingga, Zonamu.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten…

23 jam ago

BNNP Kepri dan Dinkes Lingga Perkuat Benteng Generasi Muda

Lingga, Zonamu.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau memperkuat perang terhadap penyalahgunaan narkotika…

23 jam ago