PT BPR Tuah Karimun (Perseroda) resmi menjalin kerja sama strategis dengan KNTI Kabupaten Karimun untuk membangun ekosistem ekonomi kolektif bagi masyarakat nelayan | Foto: Zonamu/Humas BPR Tuah Karimun
Karimun, Zonamu.com – Langkah besar diambil demi kesejahteraan pahlawan laut Karimun. PT BPR Tuah Karimun (Perseroda) resmi menjalin aliansi strategis dengan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Karimun untuk merevolusi pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.
Kolaborasi progresif ini dilegalisasi lewat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Direktur BPR Tuah Karimun, Siska Naritasari, S.E bersama Ketua KNTI Karimun, Ari Supriadi Nurfaizal. Momen bersejarah ini berlangsung hangat di Restoran Kampung Kita.
Fokus utama kerja sama ini bukan hanya urusan pinjam-meminjam modal, melainkan membangun ekosistem usaha terintegrasi. Harapannya, para nelayan lokal dapat naik kelas melalui penguatan kelembagaan kelompok, optimalisasi hasil tangkapan, hingga perluasan pangsa pasar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui kerja sama ini, kami ingin BPR Tuah Karimun hadir lebih dekat. Bukan cuma soal pembiayaan, tapi bersama-sama merajut ekosistem yang membuat nelayan semakin produktif dan mandiri secara berkelanjutan,” tegas Siska Naritasari.
Menurut Siska, bergerak secara kolektif jauh lebih efektif dibandingkan jalan sendiri-sendiri. Dengan wadah kelompok yang solid, rantai bisnis dari hulu (sarana melaut) hingga hilir (pemasaran hasil laut) akan tertata jauh lebih profesional.
Atas sinergi ini, Ari Supriadi Nurfaizal menyambutnya dengan optimisme tinggi. Ia percaya kolaborasi ini menjadi jembatan emas agar aspirasi nelayan terserap optimal, sementara BPR Tuah Karimun siap mengalirkan dukungan finansial yang tepat sasaran.
Ke depan, kerja sama ini siap dieksekusi melalui berbagai program konkrit, di antaranya Edukasi Finansial yakni meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi komunitas nelayan.
Penguatan Kelompok, dengan knsolidasi kelembagaan usaha agar lebih kompetitif.
Akses Permodalan Fleksibel, yakni solusi keuangan yang disesuaikan dengan siklus dan karakteristik usaha nelayan.
Terakhir, Hilirisasi Produk dan Pasar, berupa pendampingan pengolahan hasil laut serta perluasan akses distribusi.
MoU ini dipastikan bukan hanya tinta di atas kertas, melainkan babak baru transformasi ekonomi nelayan Karimun yang lebih modern, mandiri, andal, dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Lingga, Zonamu.com - Pemerintah Kabupaten Lingga mulai mematangkan proses verifikasi dan validasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah…
Lingga, Zonamu.com - Nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lingga H. Armia dicatut orang tak dikenal…
Lingga, Zonamu.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten…
Lingga, Zonamu.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau memperkuat perang terhadap penyalahgunaan narkotika…
Tanjungpinang, Zonamu.com - Karang Taruna Provinsi Kepulauan Riau menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang…
Lingga, Zonamu.com - Aturan jarak minimal 10 kilometer untuk penempatan subpenyalur BBM menjadi tantangan bagi…