ZONA LINGGA

Audiensi di DPRD Kepri, Lingga Keluhkan Kajian HPM Terlalu Lama

Lingga, Zonamu.com – Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lingga melakukan audiensi bersama Komisi II dan III DPRD Provinsi Kepulauan Riau terkait persoalan perizinan tambang dan potensi pendapatan daerah. Audiensi tersebut berlangsung di Gedung Graha Kepri, Kota Batam.

Dalam pertemuan itu, sejumlah persoalan tambang di Kabupaten Lingga mencuat, terutama terkait lambatnya proses kajian Harga Patokan Mineral atau HPM pasir kuarsa oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kepulauan Riau.

Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap aktivitas perusahaan tambang hingga penerimaan PAD daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lingga, Safaruddin mengatakan, dalam audiensi tersebut pihaknya baru mengetahui adanya persoalan tumpang tindih yang menjadi salah satu alasan lambatnya proses di tingkat provinsi.

“Itu kita baru tahu saat audiensi. Katanya ada tumpang tindih secara regulasi, padahal perusahaan itu sudah lama beroperasi,” ujar Safaruddin, Senin 11 Mei 2026.

Selain persoalan regulasi, pengusaha tambang juga mengeluhkan HPM pasir kuarsa yang dinilai sudah tidak relevan dengan kondisi pasar saat ini. Menurut mereka, harga patokan yang berlaku tidak lagi sesuai dengan kondisi ekonomi global yang sedang mengalami penurunan.

Safaruddin menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Lingga sebenarnya sudah beberapa kali menyurati pihak provinsi terkait usulan penyesuaian HPM. Namun hingga kini, usulan tersebut belum juga mendapat kepastian.

“ESDM melakukan kajian, sementara kajian itu terlalu lama dan kita tidak tahu berdasarkan apa,” katanya.

Ia menilai lambatnya proses tersebut bukan hanya berdampak pada aktivitas pertambangan, tetapi juga menghambat masuknya investasi dan potensi Pendapatan Asli Daerah. Di tengah kondisi ekonomi daerah saat ini, PAD dari sektor tambang dinilai sangat dibutuhkan untuk menopang pembangunan daerah.

“Karena HPM itu ranahnya Provinsi Kepri, jadi kami berharap Komisi II dan III DPRD Kepri bisa mendorong agar proses ini dipercepat. Kita sama-sama ingin PAD kabupaten maupun provinsi meningkat,” tuturnya.

Dalam audiensi tersebut, DPRD Kepri disebut meminta agar persoalan kajian HPM pasir kuarsa segera ditindaklanjuti. Kalau terlalu lama dikaji, pengusaha bingung, daerah ikut pusing, sementara PAD hanya bisa menunggu sambil tarik napas panjang.(*)

Saswandy

Recent Posts

KONI Pusat Dorong Kepri Prioritaskan Cabor Potensial Daerah

Tanjungpinang, Zonamu.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepulauan Riau (Kepri) diminta tidak memaksakan seluruh…

57 menit ago

Ansar Tegaskan Sportivitas, Keselamatan Atlet Jadi Prioritas di Porprov

Tanjungpinang, Zonamu.com - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, mengingatkan seluruh pihak agar menjaga sportivitas…

1 jam ago

Porprov Kepri VI Resmi Dibuka, Tujuh Daerah Siap Bertanding

Tanjungpinang, Zonamu.com - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau (Kepri) VI Tahun 2026 resmi dibuka…

2 jam ago

Atletik Lingga Sabet Empat Emas, Dua Berstatus Eksibisi

Lingga, Zonamu.com - Cabang olahraga (cabor) atletik Kabupaten Lingga menorehkan hasil positif dengan mengoleksi empat…

13 jam ago

Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri

Tanjungpinang, Zonamu.com - Kota Tanjungpinang kembali dipercaya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan…

22 jam ago

Sempena Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta dari Berbagai Organisasi dan Paguyuban Ikuti Seminar Kebangsaan

Batam, Zonamu.com - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026, Dewan Pimpinan Daerah…

1 hari ago