Puluhan Karung Diduga Limbah B3 di Pantai Dungun

- Penulis

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan Karung Diduga Limbah B3 di Pantai Dungun | Foto : Zonamu/Ist

Puluhan Karung Diduga Limbah B3 di Pantai Dungun | Foto : Zonamu/Ist

Lingga, Zonamu.com – Masyarakat Desa Belungkur, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga dihebohkan dengan penemuan puluhan karung di Pantai Dungun. Karung-karung tersebut diduga kuat berisi limbah bahan berbahaya dan beracun atau B3.

Puluhan karung itu pertama kali ditemukan warga pada Jumat, 6 Februari 2026. Meski masih tertutup rapat, dari dalam karung terlihat cairan menyerupai minyak berwarna hitam.

Temuan tersebut sontak menimbulkan kekhawatiran warga sekitar. Warga mempertanyakan asal-usul karung dan menduga ada keterkaitan dengan kasus serupa yang terjadi di Kabupaten Bintan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Belungkur, Arif Rafandi, mengatakan pihak desa telah menerima laporan resmi dari warga. Pemerintah desa langsung menindaklanjuti laporan tersebut untuk mencegah dampak yang lebih luas.

“Iya benar, sekitar 40 karung sudah kita amankan,” kata Arif, Minggu 8 Februari 2026.

Guna memastikan asal dan kandungan karung, pihak desa telah melaporkan kejadian ini ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lingga. DLH diminta segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

“Hal ini guna melakukan pemeriksaan terhadap kandungan zat yang terdapat di dalam karung tersebut,” ujarnya.

Kepala DLH Kabupaten Lingga, Djoko Wiyono, membenarkan adanya penemuan tersebut. Sekitar 40 karung telah diamankan, namun masih terdapat karung lain di sepanjang pantai.

Djoko juga mengungkapkan bahwa di lokasi ditemukan dua ekor bangkai penyu. Dugaan sementara, isi karung tersebut merupakan limbah B3 yang berpotensi mencemari ekosistem laut.

“Pada saat yang bersamaan, kami menemukan 2 ekor bangkai penyu yang mati. Untin dugaan awal, isi dari karung-karung tersebut berupa limbah B3,” kata Djoko.

DLH Lingga akan menyurati Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Kementerian Lingkungan Hidup pada Senin, 9 Februari 2026. Sambil menunggu tindak lanjut, pemeriksaan lanjutan akan dilakukan untuk memastikan kandungan zat di dalam karung.

“Selanjutnya kita akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan dengan jelas kandungan dari isi karung tersebut,” pungkasnya.(*)

About The Author

Penulis : Wandi

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Tim Voli Lingga Taklukkan Tim Tuan Rumah Tanjungpinang 3-2
Venue Porprov Kepri Disiapkan Bertahap, Pembinaan Atlet Jadi Target
Lingga Ditahan Bintan 1-1 di Porprov VI Kepri
KONI Pusat Dorong Kepri Prioritaskan Cabor Potensial Daerah
Ansar Tegaskan Sportivitas, Keselamatan Atlet Jadi Prioritas di Porprov
Porprov Kepri VI Resmi Dibuka, Tujuh Daerah Siap Bertanding
Atletik Lingga Sabet Empat Emas, Dua Berstatus Eksibisi
Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri

Zona Terkait

Senin, 2 November 2026 - 23:50 WIB

Tim Voli Lingga Taklukkan Tim Tuan Rumah Tanjungpinang 3-2

Senin, 2 November 2026 - 16:46 WIB

Venue Porprov Kepri Disiapkan Bertahap, Pembinaan Atlet Jadi Target

Senin, 2 November 2026 - 09:53 WIB

Lingga Ditahan Bintan 1-1 di Porprov VI Kepri

Minggu, 1 November 2026 - 19:50 WIB

KONI Pusat Dorong Kepri Prioritaskan Cabor Potensial Daerah

Minggu, 1 November 2026 - 19:26 WIB

Ansar Tegaskan Sportivitas, Keselamatan Atlet Jadi Prioritas di Porprov

Zona Terkini

Tim voli putra saat melawan tim tuan rumah Tanjungpinang | Foto : Wandi

OLAHRAGA

Tim Voli Lingga Taklukkan Tim Tuan Rumah Tanjungpinang 3-2

Senin, 2 Nov 2026 - 23:50 WIB

Tim bola Kabupaten Lingga berhadapan dengan Tim Bola Kabupaten Bintan | Foto : Wandi

TERKINI

Lingga Ditahan Bintan 1-1 di Porprov VI Kepri

Senin, 2 Nov 2026 - 09:53 WIB

Wakil Ketua Umum I KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno | Foto : Wandi

TERKINI

KONI Pusat Dorong Kepri Prioritaskan Cabor Potensial Daerah

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:50 WIB