Tamban Salai Lingga Cita Rasa Tradisi dari Asap ke Meja Makan

- Penulis

Senin, 17 Februari 2025 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tamban Salai Tradisi yang Menghidupi di Desa Lanjut (Foto : Zonamu/Yuda)

Tamban Salai Tradisi yang Menghidupi di Desa Lanjut (Foto : Zonamu/Yuda)

 

Lingga, Zonamu.com – Di balik aroma asap yang mengepul dari gubuk sederhana di Kampung Air Merah, Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir, terdapat sebuah kisah ketekunan dan ketahanan.

Mukhtisar, telah mengabadikan hidupnya untuk menyalai ikan tamban, sebuah lauk khas yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kabupaten Lingga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ikan tamban, yang mudah ditemukan di perairan Lingga, menjadi salah satu hasil tangkapan utama para nelayan setempat. Salah satu wilayah dengan hasil tangkapan melimpah adalah perairan Desa Lanjut di mana hampir setiap hari nelayan menjaring ikan ini.

Tingginya permintaan di pasaran mendorong warga untuk mengembangkan usaha rumahan tamban salai. Ikan ini diasapi di atas bara api, sebuah metode tradisional yang bukan hanya mengawetkan ikan, tetapi juga memberikan cita rasa khas yang disukai banyak orang.

Di belakang rumahnya, Mukhtisar sudah terbiasa berhadapan dengan asap yang membumbung dari ribuan ekor ikan tamban yang dijajar rapi di atas rak salai. Pekerjaan ini telah ia jalani selama 25 tahun, dan baginya, menyalai ikan bukan sekadar mata pencaharian ini adalah warisan hidup.

“Semenjak anak pertama lahir, sampai anak kuliah hingga anak nikah, inilah kerja saya. Menguliahkan anak, bikin rumah, semuanya dari hasil ini. Tak ada kerja lain,” kata Mukhtisar.

Dengan keuletannya, di usia yang kini menginjak 50 tahun, Mukhtisar masih tetap setia dengan pekerjaannya.

Saat hasil tangkapan sedang melimpah, dalam sehari Mukhtisar bisa menyalai hingga 5.000 ekor ikan tamban. Namun, jika pasokan ikan berkurang, ia hanya mampu menyalai 1.000 ekor, atau bahkan hanya 800 ekor per hari.

Setiap siang hingga sore, ia sibuk menyalai ikan untuk dijual keesokan paginya di Pasar Dabo Singkep. Harga jual ikan tamban salai bervariasi, tergantung pada ketersediaan ikan di pasaran.

“Sekarang harga sekitar Rp35 hingga Rp40 ribu per 100 ekor. Kalau musim sulit, harga bisa melejit sampai Rp80 hingga Rp100 ribu,” tuturnya.

Tamban salai bukan hanya soal bisnis, tetapi juga warisan kuliner yang mengakar kuat di masyarakat Lingga. Aroma asap, cita rasa khas, dan ketahanan pengawetan alami menjadikannya lauk favorit yang tak lekang oleh waktu.

Di tengah gempuran makanan instan dan olahan modern, tamban salai tetap bertahan sebagai bagian dari kehidupan masyarakat pesisir.

Berkat tangan-tangan terampil seperti Mukhtisar, tradisi ini terus hidup dan memberikan manfaat, bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi banyak orang yang menikmati hasil jerih payahnya.

About The Author

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Venue Porprov Kepri Disiapkan Bertahap, Pembinaan Atlet Jadi Target
Lingga Ditahan Bintan 1-1 di Porprov VI Kepri
KONI Pusat Dorong Kepri Prioritaskan Cabor Potensial Daerah
Ansar Tegaskan Sportivitas, Keselamatan Atlet Jadi Prioritas di Porprov
Porprov Kepri VI Resmi Dibuka, Tujuh Daerah Siap Bertanding
Atletik Lingga Sabet Empat Emas, Dua Berstatus Eksibisi
Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri
Sempena Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta dari Berbagai Organisasi dan Paguyuban Ikuti Seminar Kebangsaan

Zona Terkait

Senin, 2 November 2026 - 16:46 WIB

Venue Porprov Kepri Disiapkan Bertahap, Pembinaan Atlet Jadi Target

Senin, 2 November 2026 - 09:53 WIB

Lingga Ditahan Bintan 1-1 di Porprov VI Kepri

Minggu, 1 November 2026 - 19:50 WIB

KONI Pusat Dorong Kepri Prioritaskan Cabor Potensial Daerah

Minggu, 1 November 2026 - 19:26 WIB

Ansar Tegaskan Sportivitas, Keselamatan Atlet Jadi Prioritas di Porprov

Minggu, 1 November 2026 - 19:12 WIB

Porprov Kepri VI Resmi Dibuka, Tujuh Daerah Siap Bertanding

Zona Terkini

Tim bola Kabupaten Lingga berhadapan dengan Tim Bola Kabupaten Bintan | Foto : Wandi

TERKINI

Lingga Ditahan Bintan 1-1 di Porprov VI Kepri

Senin, 2 Nov 2026 - 09:53 WIB

Wakil Ketua Umum I KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno | Foto : Wandi

TERKINI

KONI Pusat Dorong Kepri Prioritaskan Cabor Potensial Daerah

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:50 WIB

Kontingen Kabupaten Lingga | Foto : Wandi

TERKINI

Porprov Kepri VI Resmi Dibuka, Tujuh Daerah Siap Bertanding

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:12 WIB