Potret geliat Desa Sawang Laut, Kundur Barat, Kabupaten Karimun, yang kini makin berdaya bersama PT Timah (Persero) Tbk | Foto: Zonamu/Humas PT Timah
Karimun, Zonamu.com – Desa Sawang Laut di Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, kini tampil beda. Hubungan erat antara PT Timah (Persero) Tbk dan warga setempat telah melampaui urusan korporasi, ini adalah cerita tentang kolaborasi, penguatan budaya, dan transformasi ekonomi masyarakat pesisir.
Komitmen berkesinambungan ini dirasakan langsung di berbagai lini kehidupan warga, mulai dari infrastruktur, sosial, keagamaan, hingga pelestarian lingkungan.
Menyusuri Desa Sawang Laut kini terasa lebih berkesan. Berdirinya Simpang Tanjak, gerbang berikon hiasan kepala khas Melayu, menjadi simbol kebanggaan baru sekaligus wajah modern desa tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Desa Sawang Laut, Jefrizal, menyebut ikon ini lahir dari kerinduan warga untuk mempertegas identitas kebudayaan setempat.
“Ini adalah tanah Melayu. Kami ingin ikon yang mencerminkan budaya kami. Alhamdulillah, sekarang Simpang Tanjak berdiri megah, menjadi wajah baru desa sekaligus spot foto favorit warga dan pendatang,” ujar Jefrizal.
Tak hanya urusan simbol budaya, PT Timah juga aktif menyokong kegiatan keagamaan desa, salah satunya melalui gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat desa yang baru-baru ini sukses diikuti oleh 64 peserta.
Di sektor pemberdayaan ekonomi dan lingkungan, intervensi PT Timah mewujud nyata lewat Program Berlian Kundur. Program ini dirancang inklusif dengan merangkul berbagai kelompok masyarakat dan kelompok rentan, antara lain budidaya ikan kakap putih, UMKM terasi local, budidaya sayur hidroponik, dan inisiatif lingkungan.
Pada tahun 2025, program ini terus mengepakkan sayapnya dengan meluncurkan dua sub-program baru yakni budidaya ayam pedaging (Kelompok Unggas Sejahtera) dan bank sampah (Kelompok Lanjut Berseri).
Perjalanan ini tentu tak lepas dari tantangan. Amran, Ketua Pokdakan Tuah Bersatu, mengenang masa-masa awal saat kelompoknya mulai merintis budidaya kakap putih pada 2022.
“Awalnya kami cuma bisa nonton budidaya kakap putih di TV, tidak sangka bisa coba sendiri,” kenang Amran.
Lewat pendampingan dari BPBL Batam serta intervensi modal sarana, benih, hingga pakan dari PT Timah sejak 2023, lahan yang dulunya tak produktif kini menjadi mata air penghasilan baru bagi para nelayan.
Meskipun harus berhadapan dengan tantangan cuaca dan tingginya harga pakan pabrikan, Amran optimis modal pengalaman yang didapat jauh lebih berharga.
“Dulu kami cuma punya cerita dan mimpi. Sekarang sekitar 70 persen cita-cita kelompok sudah terwujud. Nelayan tak cuma bergantung pada hasil laut, tapi punya alternatif penghasilan tambahan. Peran PT Timah sungguh terasa,” pungkasnya.
Melihat dampak positif yang terus bergulir, masyarakat Desa Sawang Laut berharap sinergi ini dapat merekah lebih luas, menjangkau sektor pertanian, kelompok wanita tani, hingga sektor pendidikan di masa depan.
Karimun, Zonamu.com - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Balai Karimun memperketat pengawasan terhadap…
Lingga, Zonamu.com - Pemerintah Kabupaten Lingga mulai mematangkan proses verifikasi dan validasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah…
Karimun, Zonamu.com - Langkah besar diambil demi kesejahteraan pahlawan laut Karimun. PT BPR Tuah Karimun…
Lingga, Zonamu.com - Nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lingga H. Armia dicatut orang tak dikenal…
Lingga, Zonamu.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten…
Lingga, Zonamu.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau memperkuat perang terhadap penyalahgunaan narkotika…