Umat Buddha Pancur Tebarkan Kasih Saat Rayakan Waisak | Foto : Zonamu/Ist
Lingga, Zonamu.com – Perayaan Hari Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Maitreya Pancur berlangsung khidmat, Rabu (27/5/2026). Namun di balik lantunan doa dan suasana tenang, pesan yang dibawa justru sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari: lebih banyak menebar kasih daripada memperbanyak pertengkaran.
Umat Buddha dari Pancur dan sekitarnya memadati vihara untuk mengikuti rangkaian peringatan Waisak. Sejumlah tokoh lintas agama dan unsur kepolisian juga hadir sebagai bentuk dukungan terhadap kerukunan yang selama ini terjaga di wilayah tersebut.
Kapolsek Daik Lingga menilai Pancur menjadi contoh baik kehidupan masyarakat yang mampu menjaga keharmonisan di tengah perbedaan. Menurutnya, kerukunan tidak lahir dari spanduk atau slogan semata, tetapi dari sikap saling menghormati yang terus dipraktikkan setiap hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kerukunan antarumat beragama di Pancur sudah berjalan sangat baik. Ini menjadi modal penting dalam menjaga keamanan dan kedamaian di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Penyelenggara Buddha Kementerian Agama Kabupaten Lingga mengingatkan umat agar menjadikan Waisak sebagai momentum memperkuat nilai-nilai cinta kasih dan toleransi. Ia menilai dunia saat ini lebih membutuhkan kesejukan daripada perdebatan yang tidak berujung.
Menurutnya, ajaran Buddha mengajarkan pentingnya hidup berdampingan dengan damai serta menghormati sesama manusia tanpa memandang perbedaan latar belakang. Nilai tersebut dinilai tetap relevan di tengah tantangan kehidupan modern yang semakin kompleks.
“Momentum Waisak hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menanamkan nilai cinta kasih, toleransi, dan kedamaian dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Perayaan Waisak tahun ini diketuai oleh anggota DPRD Kabupaten Lingga, Sui Hiok, yang selama ini aktif mendukung kegiatan pembinaan umat Buddha di Kabupaten Lingga. Kegiatan berlangsung sederhana namun sarat makna, menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat di tengah masyarakat.
Di saat dunia sering ramai oleh perbedaan pendapat dan perselisihan, umat Buddha di Pancur justru memilih merayakan Waisak dengan pesan yang sederhana tetapi kuat. Jika kasih sayang diperbanyak dan prasangka dikurangi, hidup berdampingan ternyata tidak sesulit yang dibayangkan.
Karimun, Zonamu.com - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Balai Karimun memperketat pengawasan terhadap…
Lingga, Zonamu.com - Pemerintah Kabupaten Lingga mulai mematangkan proses verifikasi dan validasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah…
Karimun, Zonamu.com - Langkah besar diambil demi kesejahteraan pahlawan laut Karimun. PT BPR Tuah Karimun…
Lingga, Zonamu.com - Nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lingga H. Armia dicatut orang tak dikenal…
Lingga, Zonamu.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten…
Lingga, Zonamu.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau memperkuat perang terhadap penyalahgunaan narkotika…