ZONA KARIMUN

Tambang Bauksit di Desa Sebele Merusak Jalan, Warga Minta Aktivitas PT TAB Ditutup

Karimun, Zonamu.com – Sejumlah warga Desa Sebele, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun meminta pihak berwenang menghentikan aktivitas penambangan bauksit yang dilakukan PT Tenang Air Berani (TAB)

Warga geram, pasalnya truk penambangan dan alat berat milik PT TAB merusak jalan utama yang dibanggakan warga selama ini.

Jalan aspal yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi Kepri itu sebelumnya sangat mulus, namun kini dipenuhi dengan tanah merah, serta sejumlah konstruksinya rusak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang masyarakat Desa Sebele, Muhamad Asrizal mengaku kecewa dengan pihak terkait yang melakukan pembiaran terhadap aktivitas PT TAB yang merusak jalan.

“Harusnya pihak terkait, khususnya pemerintah daerah bisa mengambil sikap atas perlakuan PT TAB yang merugikan warga,” ujar Asrizal.

“Jalan ini harusnya bisa dinikmati warga, bukan pengusaha yang tidak bermoral. Sekarang jalan ini licin karena dipenuhi tanah merah, banyak warga tergelincir saat melintasinya,” tambahnya.

Sebagai warga tempatan, Asrizal menolak penambangan bauksit PT TAB, dia meminta pihak berwenang membekukan izin dan menutup aktivitas tersebut.

“PT TAB sudah tau banyak warga mengeluh akibat rusaknya jalan, tapi sampai saat ini mereka acuh dan tidak peduli, mereka perusahaan yang tidak bertanggungjawab atas kerusakan lingkungan. Pihak berwenang harus membekukan izin, dan menutup aktivitas mereka,” ucap Asrizal.

“Kalau mereka ingin beroperasi silahkan bangun jalan sendiri, jangan rusak jalan yang dibangun pemerintah untuk masyarakat. Berbisnis boleh, tapi tolong pakai akal kalian,” pungkasnya.

PT TAB dinilai tidak koperatif, karena menolak menemui warga dalam forum musyawarah yang dilakukan Camat Belat pada Jumat 20 Desember 2024 lalu.

Selain menyebabkan kerusakan jalan, PT TAB juga diketahui tidak mengalokasikan kompensasi terhadap desa dan masyarakat dari aktivitasnya menambang di wilayah tersebut.

Sehingga tidak saja menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, warga juga menilai PT TAB beroperasi di desa Sebele tanpa adanya pemberitahuan kepada perangkat terkait yang berwenang.

“Saya berharap Anggota DPRD bisa ambil sikap atas hal ini, tampung aspirasi kami, lakukan hearing segera, selidiki izin dan amdal PT TAB,” ucap Asrizal mengakhiri.

 

(Rian)

Saswandy

Recent Posts

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine

Karimun, Zonamu.com - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Balai Karimun memperketat pengawasan terhadap…

11 jam ago

Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program

Lingga, Zonamu.com - Pemerintah Kabupaten Lingga mulai mematangkan proses verifikasi dan validasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah…

16 jam ago

Gebrakan Baru, BPR Tuah Karimun dan KNTI Bersatu Bangkitkan Ekonomi Nelayan

Karimun, Zonamu.com - Langkah besar diambil demi kesejahteraan pahlawan laut Karimun. PT BPR Tuah Karimun…

18 jam ago

Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada

Lingga, Zonamu.com - Nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lingga H. Armia dicatut orang tak dikenal…

19 jam ago

BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba

Lingga, Zonamu.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten…

1 hari ago

BNNP Kepri dan Dinkes Lingga Perkuat Benteng Generasi Muda

Lingga, Zonamu.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau memperkuat perang terhadap penyalahgunaan narkotika…

1 hari ago