TERKINI

Tak Masuk dalam RPJMD, DPRD Pertanyakan Realisasi Program Kartu Satu Bupati Karimun

 

Karimun, Zonamu.com – Program sosial Kartu Satu yang menjadi andalan Bupati dan Wakil Bupati Karimun Iskandarsyah-Rocky Marciano Bawole saat kampanye Pilkada 2024 lalu, mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karimun.

Anggota DPRD Karimun Fraksi Gerindra, Darmendra mempertanyakan kejelasan realisasi program tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat kampanye 2024, pasangan Iskandarsyah-Rocky menjanjikan program Kartu Satu, yakni kartu pelayanan masyarakat dengan banyak kegunaan, diantaranya untuk kesehatan, insentif lansia, pendidikan, pra-kerja, pintar kuliah dan kenaikan insentif RT-RW.

Selain itu juga untuk layanan sembako murah, insentif pelayanan agama, subsidi BBM untuk nelayan dan angkutan umum, bantuan modal UMKM, subsidi pupuk petani dan lainnya.

“Kami mempertanyakan mengenai Program Sosial yang ada dalam Kartu Satu, sebab kami tidak menemukan penjelasannya di dokumen Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” ucap Darmendra saat menyampaikan saran dan pertimbangan fraksi Partai Gerindra Plus DPRD terhadap Ranwal RPJMD 2025-2029 beberapa waktu lalu.

Darmendra mengatakan, tidak ditemukannya penjelasan lantaran pihaknya hanya menemukan 1 nomenklatur Kartu Satu di dalam Dokumen Ranwal RPJMD.

“Hanya kami temukan 1 kali yakni pada lembaran ke 211 yang memuat frasa implementasi Kartu Satu untuk bantuan kesejahteraan sosial,” katanya.

Dengan begitu, kata Darmendra, ia meminta Bupati Karimun nantinya dapat memberikan penjelasan mengenai program tersebut.

“Dalam pembahasan nantinya kami menginginkan adanya titik fokus dalam penjabaran guna mengaktualisasikan Program Kartu Satu sebagaimana dimaksud,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fraksi Gerindra juga menyinggung soal belum adanya strategi penyelesaian beban hutang daerah yang saat ini cukup besar yakni mencapai Rp 173.257.101.356.

“Hal ini mohon menjadi skala prioritas untuk ditenggarai secepatnya, karena jika menilik dengan proyeksi pendapatan, belanja dan pembiayaan Daerah 2025-2029 dalam tabel II-34 lembar 142 Ranwal RPJMD jumlah PAD yang ditargetkan cenderung stagnan dengan rata-rata pertumbuhan 0,01 persen,” tegasnya.

Ia menjelaskan, adanya beban hutang daerah bukan tanpa dasar. Ini dapat dianalisa dari nilai hutang kewajiban di tahun 2022 yang hanya di angka Rp 47.048.181.585, namun naik drastis di tahun 2023 menjadi Rp 121.278.725.630 dan kembali melonjak 63 persen di tahun 2024.

“Ini menjadi gambaran carut-marutnya kondisi keuangan daerah. Kalau gaya pengelolaan keuangan ini dipertahankan, tidak tertutup kemungkinan Karimun diambang kehancuran bahkan potensi pailit,” pungkasnya mengakhiri.

 

(Rian)

admin

Recent Posts

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine

Karimun, Zonamu.com - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Balai Karimun memperketat pengawasan terhadap…

11 jam ago

Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program

Lingga, Zonamu.com - Pemerintah Kabupaten Lingga mulai mematangkan proses verifikasi dan validasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah…

16 jam ago

Gebrakan Baru, BPR Tuah Karimun dan KNTI Bersatu Bangkitkan Ekonomi Nelayan

Karimun, Zonamu.com - Langkah besar diambil demi kesejahteraan pahlawan laut Karimun. PT BPR Tuah Karimun…

18 jam ago

Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada

Lingga, Zonamu.com - Nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lingga H. Armia dicatut orang tak dikenal…

19 jam ago

BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba

Lingga, Zonamu.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten…

1 hari ago

BNNP Kepri dan Dinkes Lingga Perkuat Benteng Generasi Muda

Lingga, Zonamu.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau memperkuat perang terhadap penyalahgunaan narkotika…

1 hari ago