ZONA LINGGA

Proyek Jembatan Marok Kecil Mangkrak

 

Lingga, Zonamu.com – Proyek pembangunan jembatan di Desa Marok Kecil, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, menuai sorotan tajam dari masyarakat.

Pasalnya, meskipun telah melalui tiga kali penganggaran, jembatan yang seharusnya menjadi akses vital bagi warga hingga kini tak kunjung rampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, dari proyek yang menggelontorkan anggaran miliaran rupiah tersebut, hanya tampak dua pondasi berdiri tanpa adanya jembatan penghubung yang fungsional.

Kondisi ini tak hanya menghamburkan dana negara, tetapi juga merugikan masyarakat, termasuk pemilik lahan yang telah menghibahkan tanahnya demi pembangunan tersebut.

Ketua RT 01 Dusun Laboh, Desa Marok Kecil, Basirun, menyampaikan kekecewaannya terhadap mangkraknya proyek tersebut. Ia menyebut, jembatan itu telah masuk dalam perencanaan dan penganggaran hingga tiga kali, namun hasilnya masih jauh dari harapan.

“Sudah tiga kali dianggarkan dan dikerjakan, tapi sampai sekarang hanya dua pondasi saja yang berdiri. Jembatan penghubungnya tidak pernah selesai,” ujar Basirun saat dikonfirmasi, Senin (7/4/2025).

Menurut Basirun, keberadaan jembatan tersebut sangat vital bagi aktivitas masyarakat. Saat ini, akses jalan yang tersedia hanya dapat dilalui oleh kendaraan kecil seperti motor dan mobil pribadi. Sementara kendaraan besar seperti truk dan lori tidak bisa melintas karena jalan yang sempit dan kondisi jembatan yang belum layak.

“Jalan yang ada sekarang ini kecil sekali. Tidak bisa dilewati truk, padahal kebutuhan logistik dan hasil pertanian warga sangat bergantung pada akses tersebut. Harapan kami, jembatan itu bisa segera diselesaikan supaya uang negara tidak sia-sia,” ujarnya.

Namun, hingga kini tidak ada kejelasan dari pihak pelaksana proyek terkait lanjutan pembangunan. Bahkan, menurut informasi yang berkembang di lapangan, pihak Kejaksaan disebut telah memanggil sejumlah pihak yang terlibat, termasuk pekerja dan pemilik lahan yang telah menghibahkan tanah untuk proyek tersebut.

Warga berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum serius menindaklanjuti persoalan ini. Mereka menuntut adanya transparansi terkait penggunaan anggaran dan kejelasan kapan proyek jembatan tersebut akan dilanjutkan.

Saswandy

Recent Posts

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine

Karimun, Zonamu.com - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Balai Karimun memperketat pengawasan terhadap…

4 jam ago

Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program

Lingga, Zonamu.com - Pemerintah Kabupaten Lingga mulai mematangkan proses verifikasi dan validasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah…

9 jam ago

Gebrakan Baru, BPR Tuah Karimun dan KNTI Bersatu Bangkitkan Ekonomi Nelayan

Karimun, Zonamu.com - Langkah besar diambil demi kesejahteraan pahlawan laut Karimun. PT BPR Tuah Karimun…

11 jam ago

Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada

Lingga, Zonamu.com - Nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lingga H. Armia dicatut orang tak dikenal…

12 jam ago

BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba

Lingga, Zonamu.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten…

1 hari ago

BNNP Kepri dan Dinkes Lingga Perkuat Benteng Generasi Muda

Lingga, Zonamu.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau memperkuat perang terhadap penyalahgunaan narkotika…

1 hari ago