ZONA LINGGA

Listrik di Desa Mepar Tidak Nyala Dua Hari

Lingga, Zonamu.com – Warga Desa Mepar tak lagi sekadar mengeluh, mereka kini mendesak tindakan nyata atas buruknya layanan listrik yang tak kunjung stabil. Mesin pembangkit yang terus rusak dinilai gagal memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Gangguan listrik terjadi berulang tanpa solusi jelas. Pemadaman panjang bukan lagi kejadian insidental, melainkan sudah menjadi rutinitas yang merugikan warga setiap hari.

Aktivitas masyarakat pun lumpuh akibat kondisi tersebut. Anak-anak kesulitan belajar, usaha kecil terganggu, dan kebutuhan rumah tangga tidak terpenuhi secara normal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga menilai perbaikan yang dilakukan selama ini hanya tambal sulam. Mesin yang sama terus diperbaiki, namun tetap tidak mampu menopang kebutuhan listrik desa.

“Ini bukan lagi soal gangguan biasa, tapi sudah sangat merugikan masyarakat,” ujar salah satu warga.

Desakan pun diarahkan kepada pemerintah daerah dan Perusahaan Listrik Negara untuk segera mengambil langkah tegas. Warga meminta solusi permanen, bukan perbaikan sementara yang berulang.

Penyambungan jaringan listrik dari pusat ibu kota Kabupaten Lingga dinilai sebagai solusi paling realistis. Warga menilai jarak yang tidak terlalu jauh seharusnya tidak lagi menjadi alasan.

Kondisi ini semakin terasa ironis saat Hari Raya, ketika listrik justru kerap padam. Momen yang seharusnya penuh cahaya berubah menjadi simbol kegagalan pelayanan dasar.

Padahal, Desa Mepar memiliki potensi besar sebagai desa wisata dan telah masuk nominasi 500 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia. Tanpa listrik yang layak, potensi itu terancam sia-sia.

Warga kini menunggu keberanian pemerintah dan PLN untuk bertindak. Mereka menuntut listrik yang stabil sebagai hak dasar, bukan janji yang terus berulang tanpa realisasi.

Kepala Desa Mepar Handoyo mengatakan, bahwa pemadaman Listrik tersebut terjadi sejak lebaran ketiga dan hingga hari ini listrik tak kunjung menyala. Padahal listrik di Desa Mepar itu hanya menyala 14 jam dari jam 5 sore sampai jam 7 pagi.

“Di Desa kita sudah dua hari tidak ada listrik, masyarakat pun sudah pada mengeluh. Padalah listrik kita hanya nyala 14 jam, ini malah tidak menyala sama sekali,” kata Handoyo, Rabu 25 Maret 2026.

Menurut Handoyo, kondisi mesin yang ada saat ini memang sangat tidak layak dan sering rusak. Namun kali ini tidak menyala sama sekali.

“Kondisi mesin yang ada memang tidak layak,” ujarnya.

Saswandy

Recent Posts

Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri

Tanjungpinang, Zonamu.com - Kota Tanjungpinang kembali dipercaya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan…

6 jam ago

Sempena Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta dari Berbagai Organisasi dan Paguyuban Ikuti Seminar Kebangsaan

Batam, Zonamu.com - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026, Dewan Pimpinan Daerah…

13 jam ago

Wabup Novrizal Apresiasi 11 Cabor Lingga yang Mandiri di Porprov Kepri

Lingga, Zonamu.com - Wakil Bupati Lingga Novrizal memberikan apresiasi kepada 11 cabang olahraga (cabor) yang…

1 hari ago

Wabup Lingga Lepas Kontingen Cabor Porprov VI Kepri

Lingga, Zonamu.com – Wakil Bupati Lingga, Novrizal, melepas kontingen Kabupaten Lingga yang akan berlaga pada…

1 hari ago

Kajati Kepri Apresiasi Kinerja Kejari Lingga

Lingga, Zonamu.com - Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kajati Kepri), Dr. Transiswara Adhi, mengapresiasi kinerja…

2 hari ago

Menapak Jejak Sejarah Melayu, Kajati Kepri Ziarah ke Lingga

Di tengah perjalanan tugasnya di Kabupaten Lingga, Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kajati Kepri), Transiswara…

2 hari ago