ZONA TANJUNGPINANG

Dugaan Kekerasan Anak Viral, Ibu Jalani Pendampingan UPTD PPA

Tanjungpinang, Zonamu.com – Seorang ibu bersama dua anaknya diamankan dan mendapat pendampingan di UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Kepulauan Riau setelah video yang diduga memperlihatkan kekerasan terhadap anak beredar luas. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat 7 Agustus 2026 di Tanjungpinang.

Video itu diduga memperlihatkan sang ibu melempar salah satu anaknya. Rekaman itu disebut berasal dari tangkapan layar saat seseorang melakukan panggilan video dengan ibu tersebut sebelum kemudian menyebarkannya hingga viral.

Kedua anak yang ikut diamankan masing-masing berusia dua dan empat tahun. Ketiganya kini berada di UPTD PPA Provinsi Kepulauan Riau di Jalan Usman Harun, Kota Tanjungpinang, untuk menjalani pendampingan dan asesmen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak yang terlibat dalam penanganan awal terdiri atas sang ibu sebagai pihak yang diduga melakukan kekerasan, kedua anak sebagai pihak yang diduga menjadi korban, serta individu yang diduga menyebarkan rekaman video tersebut.

Namun, status dan peran masing-masing pihak masih memerlukan penanganan lebih lanjut.

Informasi awal menyebut sang ibu diduga mengalami tekanan psikologis berat setelah perceraian dengan suaminya. Kondisi tersebut disebut sebagai salah satu faktor yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut, tetapi belum dapat dipastikan tanpa pemeriksaan profesional.

Karena itu, pendampingan tidak hanya diarahkan kepada kedua anak, tetapi juga kepada sang ibu. Pemeriksaan psikologis diperlukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya sekaligus menentukan bentuk penanganan yang paling tepat.

Pemerintah daerah melalui instansi terkait perlindungan perempuan dan anak diharapkan memastikan kedua anak memperoleh pengasuhan dan perlindungan yang layak. Pendampingan terhadap ibu juga penting agar kondisi serupa tidak kembali terjadi.

Hingga berita ini disusun, pihak berwenang belum menyampaikan keterangan resmi mengenai kronologi lengkap peristiwa tersebut. Kondisi kesehatan kedua anak serta langkah hukum terhadap dugaan kekerasan dan penyebaran rekaman juga masih menunggu penjelasan resmi.

Penanganan kasus ini selanjutnya diharapkan mengutamakan keselamatan dan kepentingan terbaik bagi kedua anak. Proses asesmen dari pihak berwenang dan tenaga profesional menjadi penting untuk menentukan langkah perlindungan serta penanganan berikutnya.(*)

Saswandy

Recent Posts

Sempena Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta dari Berbagai Organisasi dan Paguyuban Ikuti Seminar Kebangsaan

Batam, Zonamu.com - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026, Dewan Pimpinan Daerah…

6 jam ago

Wabup Novrizal Apresiasi 11 Cabor Lingga yang Mandiri di Porprov Kepri

Lingga, Zonamu.com - Wakil Bupati Lingga Novrizal memberikan apresiasi kepada 11 cabang olahraga (cabor) yang…

1 hari ago

Wabup Lingga Lepas Kontingen Cabor Porprov VI Kepri

Lingga, Zonamu.com – Wakil Bupati Lingga, Novrizal, melepas kontingen Kabupaten Lingga yang akan berlaga pada…

1 hari ago

Kajati Kepri Apresiasi Kinerja Kejari Lingga

Lingga, Zonamu.com - Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kajati Kepri), Dr. Transiswara Adhi, mengapresiasi kinerja…

1 hari ago

Menapak Jejak Sejarah Melayu, Kajati Kepri Ziarah ke Lingga

Di tengah perjalanan tugasnya di Kabupaten Lingga, Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kajati Kepri), Transiswara…

1 hari ago

Forum Bandara Sehat Dibentuk, Karimun Bidik Bandara Ramah Lingkungan

Karimun, Zonamu.com - Sejumlah instansi terkait mulai memperkuat koordinasi untuk mewujudkan Bandara Raja Haji Abdullah…

2 hari ago