ZONA LINGGA

Aktivis Kepri Desak Pemkab dan DPRD Lingga Sikapi Polemik Pekajang

Lingga, Zonamu.com – Aktivis Kepulauan Riau sekaligus putra daerah Kabupaten Lingga, Muhammad Fatur, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga dan DPRD Lingga segera mengambil sikap tegas terhadap polemik aktivitas tambang timah di perairan Pulau Pekajang.

Menurutnya, persoalan tersebut bukan lagi sekadar isu investasi, melainkan menyangkut keberlangsungan hidup masyarakat pesisir.

Fatur menilai pemerintah tidak boleh menunggu gejolak sosial semakin besar sebelum bertindak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Persoalan yang terjadi di Pekajang bukan sekadar tentang aktivitas kapal hisap timah, tetapi tentang keberanian pemerintah dalam berdiri di sisi rakyat,” kata Fatur, Kamis 23 Juli 2026.

Ia mengatakan keluhan nelayan terkait menurunnya hasil tangkapan ikan seharusnya menjadi alarm bagi pemerintah untuk segera turun ke lapangan.

“Ketika nelayan mulai mengeluhkan hasil tangkapan yang menurun, seharusnya alarm pemerintah sudah berbunyi,” ujarnya.

Ia juga mempertanyakan keseriusan Pemkab Lingga dalam melindungi masyarakat pesisir. Menurutnya, pemerintah wajib menghadirkan kajian yang terbuka, pengawasan yang ketat, serta keberpihakan yang nyata.

“Apabila terdapat dugaan dampak aktivitas pertambangan terhadap nelayan,” tuturnya.

Tak hanya pemerintah daerah, Fatur turut mengkritik DPRD Kabupaten Lingga agar menjalankan fungsi pengawasannya secara maksimal. Ia menilai keberpihakan kepada masyarakat harus dibuktikan melalui tindakan nyata, bukan hanya pernyataan di ruang sidang.

“Rakyat tidak membutuhkan janji, rakyat membutuhkan keberanian wakilnya untuk mengawal setiap persoalan yang menyangkut kehidupan masyarakat,” katanya.

Fatur juga menyoroti informasi mengenai kompensasi sebesar Rp200 ribu per bulan yang diterima masyarakat. Menurutnya, apabila informasi tersebut benar, besaran kompensasi itu patut dievaluasi.

“Karena dinilai belum tentu sebanding dengan potensi kerugian ekonomi yang dirasakan nelayan akibat berkurangnya hasil tangkapan,” tuturnya.

Ia menegaskan pembangunan daerah tidak boleh mengorbankan rasa keadilan. Investasi, kata dia, tetap penting, namun harus berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan.

“Serta keberlangsungan mata pencaharian masyarakat pesisir,” ujarnya.

Fatur mengajak masyarakat Pekajang tetap menyampaikan aspirasi secara santun sesuai mekanisme yang berlaku. Ia juga meminta Bupati Lingga dan pimpinan DPRD turun langsung menemui masyarakat untuk membuka dialog yang jujur.

“Serta menyampaikan langkah konkret dalam menyelesaikan polemik yang berkembang,” pungkasnya.(*)

Saswandy

Recent Posts

KONI Pusat Dorong Kepri Prioritaskan Cabor Potensial Daerah

Tanjungpinang, Zonamu.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepulauan Riau (Kepri) diminta tidak memaksakan seluruh…

1 jam ago

Ansar Tegaskan Sportivitas, Keselamatan Atlet Jadi Prioritas di Porprov

Tanjungpinang, Zonamu.com - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, mengingatkan seluruh pihak agar menjaga sportivitas…

1 jam ago

Porprov Kepri VI Resmi Dibuka, Tujuh Daerah Siap Bertanding

Tanjungpinang, Zonamu.com - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau (Kepri) VI Tahun 2026 resmi dibuka…

2 jam ago

Atletik Lingga Sabet Empat Emas, Dua Berstatus Eksibisi

Lingga, Zonamu.com - Cabang olahraga (cabor) atletik Kabupaten Lingga menorehkan hasil positif dengan mengoleksi empat…

13 jam ago

Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri

Tanjungpinang, Zonamu.com - Kota Tanjungpinang kembali dipercaya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan…

22 jam ago

Sempena Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta dari Berbagai Organisasi dan Paguyuban Ikuti Seminar Kebangsaan

Batam, Zonamu.com - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026, Dewan Pimpinan Daerah…

1 hari ago