Karimun, Zonamu.com – PT BPR Tuah Karimun (Perseroda) menyiapkan penguatan struktur permodalan dengan mengubah modal dasar dari Rp12,5 miliar menjadi Rp20 miliar. Perubahan tersebut membuka ruang Rp7,5 miliar untuk fleksibilitas pengembangan struktur saham perseroan.
Direktur PT BPR Tuah Karimun, Siska Naritasari, S.E., mengatakan perubahan modal dasar merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas permodalan BPR. Ruang tersebut juga memungkinkan adanya penambahan penyertaan saham sesuai ketentuan.
“Perubahan modal dasar ini merupakan bagian dari upaya kita menyiapkan struktur permodalan yang lebih kuat,” ujar Siska.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Karimun tetap berkomitmen memperkuat permodalan BPR Tuah Karimun. Pada November 2026 direncanakan tambahan penyertaan modal daerah sebesar Rp1 miliar.
Kemudian pada 2027, Pemkab Karimun kembali merencanakan penyertaan modal sebesar Rp2,5 miliar. Jika terealisasi, total penyertaan modal pemerintah daerah direncanakan mencapai Rp12,5 miliar.
Sementara itu, dari modal dasar Rp20 miliar terdapat ruang Rp7,5 miliar yang disiapkan untuk fleksibilitas struktur permodalan. Ruang tersebut dapat berasal dari tambahan penyertaan pemerintah maupun pemegang saham lain yang memenuhi ketentuan.
“Ruang Rp7,5 miliar tersebut tidak semata-mata diperuntukkan bagi pihak tertentu. Ini disiapkan untuk fleksibilitas pengembangan struktur permodalan BPR ke depan,” jelasnya.
Siska menegaskan, setiap pihak yang berminat menjadi pemegang saham wajib mengikuti mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Proses tersebut juga harus memenuhi prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Ia mengatakan penguatan BPR tidak hanya dilakukan melalui penambahan modal. Tata kelola, manajemen risiko, kualitas kredit dan kepatuhan juga menjadi bagian penting dalam menjaga pertumbuhan usaha.
“Pertumbuhan harus dilakukan secara sehat dan berkelanjutan,” katanya.
Penguatan permodalan diharapkan meningkatkan kapasitas BPR Tuah Karimun dalam menjalankan fungsi intermediasi. Salah satunya melalui perluasan akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Karimun.
Siska berharap BPR Tuah Karimun dapat tumbuh bersama masyarakat dan semakin kuat dalam mendukung perekonomian daerah.
“Harapan kita, BPR Tuah Karimun dapat terus tumbuh bersama masyarakat, semakin kuat, sehat dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan daerah,” pungkasnya.(*)
About The Author
Penulis : Wandi















