ZONA LINGGA

Gendang Kebahagiaan di Dabo Singkep Barongsai, Simbol Imlek dan Wajah Toleransi Lingga

Lingga, Zonamu.com – Dentuman gendang menggema di sudut-sudut kota Dabo Singkep. Irama yang rancak itu menjadi penanda hadirnya atraksi Barongsai dalam perayaan Tahun Baru Imlek, sebuah tradisi masyarakat Tionghoa yang selalu dinantikan setiap tahunnya.

Bagi masyarakat Tionghoa, Barongsai bukan sekadar pertunjukan kostum menyerupai singa. Ia adalah simbol kekuatan, kebijaksanaan, keberanian, dan keunggulan.

Setiap gerakan lincah dan setiap loncatan tinggi mengandung makna doa. Serta harapan akan keberuntungan dan kemakmuran di tahun yang baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun di Dabo Singkep, atraksi Barongsai tidak hanya menjadi milik satu komunitas. Pantauan di lokasi menunjukkan masyarakat dari berbagai latar belakang beramai-ramai datang berkumpul untuk menyaksikan pertunjukan tersebut. Anak-anak berdiri paling depan, sementara orang tua mengabadikan momen dengan ponsel mereka.

Salah satu warga, Robi, mengaku selalu menyempatkan diri bersama keluarga untuk menonton Barongsai setiap perayaan Imlek. Baginya, kehadiran di tengah perayaan itu bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga bentuk penghargaan antarumat beragama.

“Biasanya saya selalu menonton atraksi Barongsai bersama keluarga. Apalagi anak saya sangat suka melihat Barongsai,” ujar Robi, Selasa 17 Februari 2026.

Selama ini Barongsai lebih sering ia saksikan melalui layar kaca, terutama dalam film-film kung fu produksi Tiongkok. Kesempatan melihat secara langsung, menurutnya, menghadirkan kesan yang jauh berbeda.

“Biasanya kita hanya melihatnya di tayangan film kung fu China di televisi. Tapi saat melihat secara langsung ternyata sangat indah dan menarik,” ungkapnya.

Dalam konteks perayaan Tahun Baru Imlek, Barongsai memang menjadi bagian yang tak terpisahkan, tradisi ini kerap hadir dalam rangkaian peringatan Tahun Baru Imlek, termasuk pada perayaan Imlek 2026 yang berlangsung tahun ini. Atraksi tersebut menjadi simbol pembuka lembaran baru yang penuh harapan.

Lebih dari sekadar simbol keagamaan, atraksi Barongsai di Kabupaten Lingga mencerminkan wajah kerukunan. Dentuman gendang yang menggema tidak menimbulkan keluhan, melainkan justru menarik perhatian warga untuk mendekat dan menyatu dalam suasana sukacita.

Momentum ini menjadi gambaran nyata bahwa toleransi antarumat beragama di Kabupaten Lingga masih terjaga dengan baik. Di tengah keberagaman, masyarakat mampu merayakan perbedaan sebagai kekayaan bersama.

Di bawah gerakan lincah sang “singa” dan irama gendang yang menghentak, Barongsai bukan hanya menari untuk tradisi. Ia menari untuk persaudaraan, untuk kebersamaan, dan untuk Lingga yang harmonis dalam keberagaman.(*)

Saswandy

Recent Posts

KONI Pusat Dorong Kepri Prioritaskan Cabor Potensial Daerah

Tanjungpinang, Zonamu.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepulauan Riau (Kepri) diminta tidak memaksakan seluruh…

2 jam ago

Ansar Tegaskan Sportivitas, Keselamatan Atlet Jadi Prioritas di Porprov

Tanjungpinang, Zonamu.com - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, mengingatkan seluruh pihak agar menjaga sportivitas…

3 jam ago

Porprov Kepri VI Resmi Dibuka, Tujuh Daerah Siap Bertanding

Tanjungpinang, Zonamu.com - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau (Kepri) VI Tahun 2026 resmi dibuka…

3 jam ago

Atletik Lingga Sabet Empat Emas, Dua Berstatus Eksibisi

Lingga, Zonamu.com - Cabang olahraga (cabor) atletik Kabupaten Lingga menorehkan hasil positif dengan mengoleksi empat…

14 jam ago

Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri

Tanjungpinang, Zonamu.com - Kota Tanjungpinang kembali dipercaya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan…

23 jam ago

Sempena Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta dari Berbagai Organisasi dan Paguyuban Ikuti Seminar Kebangsaan

Batam, Zonamu.com - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026, Dewan Pimpinan Daerah…

1 hari ago