Ketua Cabor Panjat Tebing KONI Kota Batam Dian Desima (tengah) saat diwawancarai | Foto : Ismail
Tanjungpinang, Zonamu.com – Polemik keabsahan atlet panjat tebing dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri VI 2026 akhirnya menemukan titik penyelesaian.
Panitia Besar (PB) Porprov memutuskan mendiskualifikasi empat atlet asal Batam yang dipersoalkan, sementara pertandingan tetap dilanjutkan.
Keputusan tersebut diambil setelah PB Porprov menggelar pertemuan bersama perwakilan kontingen panjat tebing dari Batam, Tanjungpinang, Bintan, Karimun, dan Natuna.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kesepakatan itu sekaligus mengakhiri ketidakpastian yang sempat mengancam penyelenggaraan cabang olahraga panjat tebing.
Sebelumnya, pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Senin 2 November 2026 sempat tertunda akibat protes sejumlah kontingen.
Persoalan berawal dari keberadaan empat atlet Batam yang dipersoalkan terkait persyaratan administrasi dan keabsahan untuk mengikuti Porprov.
Melalui hasil pertemuan tersebut, empat atlet yang menjadi pokok persoalan diputuskan tidak diperbolehkan bertanding. Posisi mereka nantinya akan digantikan atlet lain dari kontingen Batam.
Wakil Ketua PB Porprov Kepri, Eddy Rivana, mengatakan keputusan tersebut telah disepakati seluruh kontingen yang hadir dalam pertemuan.
Pertandingan panjat tebing dijadwalkan kembali berlangsung pada Selasa 3 November 2026 sekitar pukul 12.00 WIB.
“Mengacu pada aturan, empat atlet tidak diturunkan dan akan ada pengganti,” kata Eddy Rivana.
Sementara itu, Ketua Cabor Panjat Tebing KONI Batam, Dian Desima, menyatakan menerima keputusan tersebut meskipun empat atlet yang sebelumnya dipersiapkan tidak dapat diturunkan.
Menurut Dian, keputusan itu merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga kepentingan bersama serta kemajuan olahraga di Kepulauan Riau. Pihaknya memilih menghormati kesepakatan yang telah diambil dalam pertemuan antarkontingen.
“Dengan keputusan seperti ini, kami berbesar hati dan percaya kami bisa juara,” ujarnya.
Dian menjelaskan, empat atlet yang dipersoalkan sebelumnya telah mengantongi KTP nonpermanen dan surat verifikasi kelolosan. Ia menyebut persoalan administrasi tersebut sebelumnya tidak menjadi keberatan karena para atlet berdomisili di Batam.
“Mereka memang tidak dipermasalahkan karena domisilinya dari Batam semua, dengan syarat KTP nonpermanen dan surat verifikasi lolos,” jelasnya.
Meski demikian, keputusan PB Porprov tetap dihormati. Saat ini, kontingen Batam masih membahas komposisi atlet pengganti untuk mengisi empat posisi yang ditinggalkan.
Dian berharap perubahan komposisi tersebut tidak mengganggu persiapan tim dalam menghadapi pertandingan. Kontingen Batam tetap menargetkan hasil maksimal dan berupaya merebut 10 medali emas dalam Porprov Kepri VI 2026.(*)
Lingga, Zonamu.com - Kontingen Kabupaten Lingga terus berupaya menambah perolehan medali dalam Pekan Olahraga Provinsi…
Tanjungpinang, Zonamu.com - Nasib puluhan atlet panjat tebing dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan…
Tanjungpinang, Zonamu.com -Tim bola voli Kabupaten Lingga berhasil mengalahkan Tanjungpinang dengan skor 3-2 dalam pertandingan…
Tanjungpinang, Zonamu.com - Penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri VI Tahun 2026 tidak hanya menjadi…
Tanjungpinang, Zonamu.com - Tim sepak bola Kabupaten Lingga harus puas berbagi poin setelah bermain imbang…
Tanjungpinang, Zonamu.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepulauan Riau (Kepri) diminta tidak memaksakan seluruh…